Sejarah

lnstitut Agama Islam Al Ghurabaa Jakarta (disingkat menjadi IAI Al Ghurabaa) didirikan tanggal 29 Maret 1988 oleh Yayasan Pembangunan Islam Al Ghurabaa dengan SK No. 01 Tahun 1988.

Sebelumnya, IAI Al Ghurabaa bernama Sekolah Tinggi Islam Dakwah (STIDA) Al Ghurabaa berkedudukan di Jakarta Timur. Institut ini dibangun dengan tujuan menyiapkan sarjana muslim yang profesional di bidang dakwah, berwawasan nasional dan intemasional serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pada tahun 1991, setelah mendapat rekomendasi dari Kopertais Wilayah I Jakarta, mendapat status terdaftar dari Departemen Agama dengan SK No. 251 Tahun 1991.

Pada ajaran akademik tahun 1993-1994 atas permintaan masyarakat, maka yayasan meningkatkan status Sekolah Tinggi Islam Dakwah Al Ghurabaa menjadi Institut Agama Islam Al Ghurabaa dengan 3 (tiga) fakultas yaitu:

  1. Fakultas Dakwah dengan program studi Komunikasi Penyiaran Agama Islam
  2. Fakultas Tarbiyah dengan program studi Pendidikan Agama Islam
  3. Fakultas Syariah dengan program studi Hukum Peradilan Agama

Fakultas dan program studi ini telah mendapatkan ijin dengan SK Menteri Agama No. 235 Tahun 1995 tanggal 01 Juni 1995 dengan status terdaftar.  Pada tahun 2002, IAI Al Ghurabaa mendapat perpanjangan status terdaftar dari Dirjen Kelembagaan Department Agama RI dengan Nomor Dj.II/223/2002 tanggal 12 Iuli 2002.

Mahasiswa yang lulus rata-rata memiliki IPK >3.00 dan lulusan IAl Al Ghurabaa banyak yang sudah langsung menjadi tenaga kerja yang profesional seperti menjadi guru Agama di sekolah umum dan madrasah mulai tingkat SD/MI maupun SMP/MTs. Ada juga yang menjadi pegawai pemerintahan dan politikus. Pada tahun 2017 terjadi masalah internal antara kampus dan yayasan yang mengakibatkan IAI Al Ghurabaa vakum. Masa vakum berlangsung sampai tahun 2019.

Melihat perkembangan kebutuhan dan animo masyarakat terhadap pendidikan tingkat tinggi begitu besar,  pengurus Yayasan Pembangunan Islam Al Ghurabaa ingin menghidupkan kembali Institut. Pengaktifan kembali IAI Al-Ghurabaa ditandai dengan keluarnya surat izin dari Kopertais Wilayah I No. B-099/Kop.Wil. I/PP.01.1/3/2019 dan juga dibukanya kembali Forlap dan EMIS IAI Al Ghurabaa.

Untuk ke depannya, Institut ini akan di pimpin dengan struktur organisasi pimpinan yang baru agar IAI Al Ghurabaa bisa menjadi Institut yang dikenal lebih luas di  masyarakat dengan kualitas yang lebih baik dan dapat  bekerjasama dengan semua instansi terkait serta bersinergi dengan  Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) lainnya membantu pemerintah menyiapkan sarjana muslim yang berkarakter.

Sampai tahun akademik 2012 – 2013 suasana perkuliahan di IAl Al Ghurabaa masih kondusif  walaupun yang sangat aktif  hanya di Fakultas Tarbiyah / Pendidikan Agama Islam. Prodi Pendidikan Agama Islam pada tahun 2012 mendapat rekomendasi perpanjangan status dari Kopertais I No. P.009/086/ll/2002 dan dikukuhkan dengan SK Dirjen Pendidikan Islam Tahun 2013, yang akhirnya prodi Pendidikan Agama Islam mendapat akreditasi dari BAN-PT pada tahun 2014 dengan SK No. 145/SK/BAN-PT/Akred/S/V/2014 dengan peringkat